19 September 2019 11:57:15
Ditulis oleh Admin

Pencapaian Desa Sambonggede Bebas Buang Air Besar Sembarangan

www.sambonggede-merakurak.desa.id Tantangan pembanguan sanitasi di Indonesia adalah masalah sosial budaya dan perilaku penduduk yang terbiasa buang air besar (BAB) secara sembarangan disembarang tempat, khususnya kebadan air yang juga digunakan untuk mencuci, mandi, dan kebutuhan higienis lainnya.

Buruknya kondisi sanitasi merupakan salah satu penyebab kematian anak dibawah 3 tahun yaitu sebesar 19 % atau sekitar 100.000 anak meninggal karena diare setiap tahunnya. Untuk itulah sangat diperlukan sekali peran serta pemerintah dalam mengatasi hal ini tak terkecuali juga pemerintahan paling bawah yaitu pemerintahan desa.

Sanitasi Total Berbasis Masyarkat yang selanjutnya disebut sebagai STBM adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Pendekatan partisipatif ini mengajak masyarakat untuk menganalisa kondisi sanitasi melalui proses pemicuan yang menyerang/ menimbulkan rasa ngeri dan malu kepada masyarakat tentang pencemaran lingkungan akibat BABS.

Tujuan Program Sanitasi Total Berbasi Masyarakat (STBM) adalah menciptakan suatu kondisi masyarakat :

  • mempunyai akses dan menggunakan jamban sehat
  • mencuci tangan pakai sabun dan benar sebelum makan, setelah BAB, sebelum memegang bayi, setelah menceboki anak dan sebelum menyipakan makanan.
  • Mengelola dan menyimpan air minum dan makanan yang aman.
  • Mengelola sampah dengan baik.
  • Mengelola limbah rumah tangga ( cair dan padat)

Prinsip dalam pelaksanaan pemicuan ini yang harus diperhatikan adalah tanpa subsidi, tidak menggurui, tidak memaksa dan mempromosikan jamban. Masyarakat sasaran dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat tidak dipaksa untuk menerapkan kegiatan program tersebut, akan tetapi program ini berupaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatannya.

Open Defecation Free yang selanjutnya disebut sebagai ODF adalah kondisi ketika individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Sedangkan jamban sehat adalah fasilitas pembuangan tinja yang efektif untuk memutus mata rantai penularan penyakit.

Peningkatan kualitas sanitasi lingkungan merupakan salah satu langkah yang penting untuk menyelesaikan masalah kesehatan berbasis lingkungan. Pembenahan pada lingkungan bukan merupakan perkara mudah, seperti membalikan telapak tangan, namun merupakan permasalahan yang rumit dan kompleks, karena selalu menghadapi tantangan baik dari dalam maupun dari luar masyarakat. Tantangan terbesar yang dihadapi oleh pemerintah desa Sambonggede adalah masalah sosial budaya dan perilaku masyarakat, seperti buang air besar sembarang.

Untuk menghadapi permasalahan tersebut, pemerintah desa Sambonggede menggandeng peran serta  masyarakat dan dinas terkait yaitu Puskesmas Merakurak bekerjasama dalam mensukseskan program STMB ini.

Pada hari ini Kamis tanggal 19 September 2019 di Balai desa Sambonggede diadakan sosialisasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STMB), Dalam acara ini hadir dari Puskesmas Merakurak yang diwakili oleh Ibu Anik Suryani PJ Puskesmas Merakurak, Kepala desa Sambonggede, Kader posyandu, Tokoh Masyarakat dan Tim dari desa Sambonggede yang terdiri dari para Kadus dan bidan desa serta ibu ibu PKK.

Program ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang mengacu pada pemberdayaan dibidang kesehatan masyarakat dalam rangka  mensukseskan program GERMAS, Gerakan Masyarakat Sehat ” STOP BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN”.

Di desa Sambonggede sendiri ada 1.370 kk yang menjadi sasaran kegiatan STBM ini. Dan sampai saat ini tinggal 80 kk yang menjadi focus utama kegiatan STMB ini. Ke 80 KK ini berada di tiga dusun yaitu dusun Krajan, Banggel dan dusun Domas. Dan tahun 2020 ditargetkan ke 80 kk tersebut sudah bisa menerima manfaat dari program STBM tersebut, dan desa Sambonggede bisa bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan.

Peran serta kepala dusun juga sangat berperan dalam mensukseskan program ini karena kepala dusun bisa bersentuhan langsung dengan masyarakat dan merupakan tokoh yang menjadi panutan bagi warga serta lebih tahu dan paham dengan kondisi lingkungannya. (STW)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus