19 Oktober 2019 15:26:40
Ditulis oleh Admin

Sosialisasi dan Forum Group Discussion (FGD) Pembuatan Minyak bekatul dari LPPM ITS

www.sambonggede-merakurak.desa.id I Sabtu (19/10) telah diadakan sosialisasi dan forum group discussion (FGD) oleh Lembaga Penelitian  dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Balai Desa Sambonggede. Sosialisasi yang bertemakan Pembuatan Minyak Bekatul untuk kesehatan jantung bagi masyarakat desa Sambonggede kec Merakurak Kab. Tuban yang diikuti oleh 50 peserta.

Mendengar nama bekatul, sebenarnya bukan nama yang asing lagi di telinga. Apalagi berbagai penelitian menunjukkan bekatul memiliki komponen gizi yang sangat dibutuhkan manusia.

Definisi bekatul (rice bran) menurut Badan Pangan Dunia (FAO) adalah lapisan sebelah dalam butiran beras (kulit ari) dan sebagian kecil endosperma berpati. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, dedak dihasilkan pada proses penyosohan pertama, bekatul pada proses penyosohan kedua.

Bekatul yang selama ini sudah bisa dibuat menjadi tepung untuk diolah menjadi berbagai panganan enak, ternyata juga bisa dibuat minyak goreng. Minyak yang diperoleh dari bekatul dapat digunakan sebagai salah satu minyak makan yang terbaik di antara minyak yang ada.

Keunggulan dari minyak bekatul adalah menurunkan kolesterol karena memiliki komposisi rendah lemak jenuh. Kandungan lemak jenuh pada minyak bekatul sekitar 20 persen, melebihi lemak zaitun. Sementara itu lemak tak jenuh tunggal dalam minyak bekatul sekitar 47 persen dan 33 persen lemak tak jenuh ganda.

Dari pemaparan yang disampaikan, warga lebih tahu manfaat akan bekatul. Tidak hanya dikonsumsi, akan tetapi bisa juga diproduksi. (stw)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus